Senin, 02 November 2009

Code Generator

Code generator adalah konstruksi software yang menghasilkan kode, merupakan sekumpulan kode yang menghasilkan kode. Code generation adalah sebuah teknik yang umum digunakan dalam sebuah proyek pengembangan perangkat lunak. Code Generator melakukan generate source program dari suatu desain.

1. Passive Code Generator

Passive code generator dikembangkan satu kali dalam pengembangan perangkat lunak. Aplikasi ini menghasilkan kode yang kemudian akan dimodifikasi berulang kali oleh pengembang perangkat lunak.

2. Active Code Generator

Code generator yang termasuk dalam kategori ini menghasikan kode dimana code generator terus diubah menurut kebutuhan pengembang dalam sebuah proyek perangkat lunak. Perbedaan dasar dari active code generator dan passive code generator adalah pada bagaimana kode yang dihasilkan direkayasa oleh pengembang, jika code generator menghasilkan kode yang baru setiap kali dijalankan, maka code generator merupakan bentuk aktif, sedangkan jika kode yang dihasilkan di ambil oleh pengembang, diubah dan direkayasa berarti kita menggunakan code generator bentuk pasif.


Active Code Generator Dan Generative Programming Active Code Generator memiliki kemampuan untuk menghasilkan produktifitas yang tinggi. Berbeda dengan passive code generator, active code generator tidak bergantung pada pengembang perangkat lunak untuk merekayasa kode yang dihasilkan oleh code generator. Active code generator biasanya terdiri dari tiga bagian :

- Metadata

Metadata adalah data yang menggambarkan data yang lain, untuk itu metadata memberikan bentuk atau form dari data.

- Pattern Template

Pattern template digunakan oleh code generator untuk menterjemahkan data yang dideskripsikan dari metadata menjadi bentuk yang lain.

- Code Generator

Code generator mengikat metadata dengan pattern template untuk menghasilkan kode yang diinginkan.

Dikemukakan oleh krzysztov czarnecky dan ulrich eisenecker dalam bukunya, Generative Programming: Methods, Tools and Application. Generative Programming menggunakan active code generator untuk menyelesaikan masalah dari rekayasa perangkat lunak.

Adapapun active code generator memiliki beberapa poin kunci berikut penjelasannya sebagai berikut :

1. Hasilkan kode sebagai bagian dari proses eksekusi code generator.

2. Jaga kode yang dihasilkan terpisah dari kode sumber yang lain.

3. Jangan menempatkan kode yang dihasilkan code generator yang aktif dibawah kontrol sumber.

4. Hindari penggabungan active dan passive code generator.

Desain dalam code genarate bisa berupa :

    • ERD

    • UML

    • Reverse Engineering secara langsung dari Database

Contoh :

  • ERD & DB : PHP Maker, PHP Code Generator, ASP Maker, JSP Maker, MS Access, dll.

  • UML : Jbuilder, NetBeans, Rational Rose, Model Maker, Java Studio, dll.

Di sini akan dijelaskan salah satu contoh code generator dengan menggunakan aplikasi PHP maker versi 6. PHP maker merupakan salah satu contoh aplikasi dari code generator yang berguna dalam pembuatan sistem dengan menggunakan PHP.

Tutorial PHP MAKER versi 6 dengan menggunakan database XAMPP :

  1. Menginstall PHP Maker dan database XAMPP

  2. Membuat database terlebih dahulu dengan XAMP disini akan membuat data tentang unformasi kaset







  1. Buka php maker lalu isikan



  1. Mengisi data pada database

  1. Membuat tampilan data kaset pada PHP Maker dengan mengklik pada menu Generate kemudian mengisi seperti berikut

  1. Kemudian klik generate lalu kita buka pada browser dengan mengisi http://localhost/kaset maka akan muncul tampilan sistem informasi kaset





Demikian penjelasan dari sebuah implemetasi penggunaan code generator dengan aplikasi PHP maker dan XAMPP sebagai database untuk membuat contoh sistem informasi sederhana sebuah informasi kaset dengan artis dan kategorinya. Dengan penggunaan code generator memudahkan kita dalam pembuatan sebuah system informasi tanpa membutuhkan waktu yang lama dan menambah kesulitan seperti dalam pembuatan secara manual yang membutuhkan waktu yang lama serta manual code yang sering membuat programmer kesulitan apabila dalam pembuatan project terdapat deadline waktu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar