Sedikit merenung untuk setiap kejadian di penghujung tahun 2010 ini tepatnya dari bulan Oktober. Banyak bencana yang terjadi di tanah air tercinta. Bencana ini telah menelan korban jiwa yang banyak diberbagai penjuru tanah air tercinta ini. Kerusakan tak hanya korban jiwa melainkan kerusakan infrastruktur yang telah ada pun juga rusak hanya meninggalkan suatu saksi bisu akan luar biasanya bencana itu.
Banyak pendapat dan opini yang muncul berbagai persepsi sudut pandang khalayak banyak menanggapi musibah yang telah melanda ini. Mulai dari pendapat bahwa ini adalah fenomena alam hingga suatu cobaan dari yang Kuasa. Namun tak jarang pula hal ini dikait- kaitkan dengan mistik.
Sebagai makhluk yang berketuhanan Yang Maha Esa tentunya kita tak boleh lupa bahwa setiap kejadian adalah atas izinNya. Karena kita sendiri tak punya daya akan melawan kekuatan alam ini. Secanggih-canggih apapun alat yang kita ciptakan tak akan mampu menghindarkan kita dari bencana ini, bahkan memperkirakanpun tak mampu. setinggi-tinggi ilmu yang kita miliki pun tak mampu mengatasi bencana ini. Kita hanya mampu berusaha dan berserah serta memperbaiki apa yang telah terjadi ini.
Mungkin kita harus membuka kembali ayat Allah :
"Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah"
(QS Al Hadiid 22)
disini bisa kita ambil bahwa segalanya telah dituliskan oleh Allah SWT sebelum kita diciptakan. Sebab hal itu mudah bagi Allah untuk menimpakan kejadian demi kejadian pada kita sebagai umat manusia. Oleh sebab itu marilah kita instospeksi diri kita kembali dengan apa yang telah kita kerjakan selama ini.
Kita dapat membuka ayat ini :
"(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri"
(QS Al Hadiid 23)
dan
"(yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barangsiapa yang berpaling (dari perintah-perintah Allah) maka sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha terpuji"
(QS Al Hadiid 24)
Mari sobat kawan kita kembali padaNya, kita instrospeksi diri kita. Kita perbaiki kesalahan selama ini untuk dapat mengambil hikmah dari setiap bencana yang terjadi akhir-akhir ini. Dan mari kita doakan dan bantu saudara - saudara kita dengan semampu kita di Tanah air tercinta ini.
Banyak pendapat dan opini yang muncul berbagai persepsi sudut pandang khalayak banyak menanggapi musibah yang telah melanda ini. Mulai dari pendapat bahwa ini adalah fenomena alam hingga suatu cobaan dari yang Kuasa. Namun tak jarang pula hal ini dikait- kaitkan dengan mistik.
Sebagai makhluk yang berketuhanan Yang Maha Esa tentunya kita tak boleh lupa bahwa setiap kejadian adalah atas izinNya. Karena kita sendiri tak punya daya akan melawan kekuatan alam ini. Secanggih-canggih apapun alat yang kita ciptakan tak akan mampu menghindarkan kita dari bencana ini, bahkan memperkirakanpun tak mampu. setinggi-tinggi ilmu yang kita miliki pun tak mampu mengatasi bencana ini. Kita hanya mampu berusaha dan berserah serta memperbaiki apa yang telah terjadi ini.
Mungkin kita harus membuka kembali ayat Allah :
"Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah"
(QS Al Hadiid 22)
disini bisa kita ambil bahwa segalanya telah dituliskan oleh Allah SWT sebelum kita diciptakan. Sebab hal itu mudah bagi Allah untuk menimpakan kejadian demi kejadian pada kita sebagai umat manusia. Oleh sebab itu marilah kita instospeksi diri kita kembali dengan apa yang telah kita kerjakan selama ini.
Kita dapat membuka ayat ini :
"(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri"
(QS Al Hadiid 23)
dan
"(yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barangsiapa yang berpaling (dari perintah-perintah Allah) maka sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha terpuji"
(QS Al Hadiid 24)
Mari sobat kawan kita kembali padaNya, kita instrospeksi diri kita. Kita perbaiki kesalahan selama ini untuk dapat mengambil hikmah dari setiap bencana yang terjadi akhir-akhir ini. Dan mari kita doakan dan bantu saudara - saudara kita dengan semampu kita di Tanah air tercinta ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar