Dikisahkan ada sebuah seorang raja yang memimpin suatu negeri. Suatu saat raja tersebut ingin membuat sebuah perlombaan kepada rakyat yang mana perlombaan tersebut hanya akan diikuti oleh 3 orang saja. Kemudian terpilihlah 3 orang yang akan mengikuti perlombaan yang diadakan oleh raja tersebut. Kemudian sang raja memberikan 3 buah kantong kosong kepada ketiga orang tersebut. Kepada ketiga orang tersebut raja berpesan untuk masing - masing orang mencari buah-buah yang terbaik agar dimasukkan ke dalam kantong tersebut hingga terisi penuh. Kemudian ketiga berpamitan untuk menunaikan perintah sang raja.
Dalam perjuangan menunaikan perintah sang raja Orang Pertama mencari dengan sungguh - sungguh buah -buahan yang dipilih untuk mencari yang terbaik. Orang Kedua pun demikian namun dengan mengambil semua buah - buahan tanpa memilih mana yang baik maupun yang buruk sedangkan Orang Ketiga justru berpikir buat apa sang raja susah susah menyuruh mencarikan buah yang terbaik dan mana mungkin sang raja akan mengecek isi dari kantong lalu dia mengisi kantong tersebut dengan barang yang bukan diperintahkan sang raja seperti rumput, kayu,dll. Setelah selesai akhirnya mereka bertiga menghadap sang raja.
Kemudian sang raja bertanya : Apakah sudah penuh semua kantong-kantong nya?
Mereka bertiga menjawab : Sudah Raja.
Tanpa mengecek sang raja kemudian langsung memerintahkan pengawal untuk membawa mereka menuju penjara dan mereka terkejut.
Sang raja berkata : Kalian akan saya penjarakan dalam waktu yang saya tentukan, maka sesungguhnya dia akan hidup jika apa yang saya perintahkan tadi kalian laksanakan dengan benar.
Mereka bertiga terkejut namun Orang Pertama dengan yakin akan selamat karena dia telah benar-benar mencari buah yang terbaik sebagai bekal dalam penjara.Orang Kedua kecewa karena dia hanya mempunyai beberapa saja buah yang baik karena banyak buah yang buruk, sedangkan Orang ketiga menjadi sengsara karena ia tidak mempunyai bekal yang dapat dimanfaatkan untuk menyelamatkan dan bertahan dalam penjara.
Dari kisah tersebut dapat kita ambil sebuah analogi bahwa sesungguhnya dalam kehidupan, kita telah diberi kantong-kantong dari Allah SWT Sang Maha Pencipta untuk diisi bekal untuk di hari akhir nanti. Dan tahukah apakah kantong - kantong tadi? itu adalah kesempatan hidup yaitu umur di dunia. Kita hanya diberi modal satu buah saja kantong dalam kehidupan dunia ini untuk dapat kita isi bekal untuk menuju hari akhir nanti. Tinggal bagaimana kita mampu untuk berjuang mengisinya dengan hal-hal yang terbaik sesuai dengan perintah Allah SWT atau tidak..
Jika kita hanya asal - asalan mengisinya tanpa sesuai perintah dan kita mencampurkan mana yang baik serta buruk maka kita pun akan kecewa di akhir nanti. Sesungguhnya apabila apa yang kita tanam maka kita pun akan memetiknya sesuai apa yang kita tanam tadi. Sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Az Zalzalah ayat 7-8 :
"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula."
Oleh sebab itu marilah kita kembali ke jalan Allah SWT untuk dapat mengisi kantong kehidupan kita di dunia supaya dapat kita gunakan sebagai bekal hidup kita di akhirat kelak.
dirangkum dari kajian pagi Nikmatnya Sedekah dengan pembicara Syeik Anas dari Riyadh Arab Saudi.
Dalam perjuangan menunaikan perintah sang raja Orang Pertama mencari dengan sungguh - sungguh buah -buahan yang dipilih untuk mencari yang terbaik. Orang Kedua pun demikian namun dengan mengambil semua buah - buahan tanpa memilih mana yang baik maupun yang buruk sedangkan Orang Ketiga justru berpikir buat apa sang raja susah susah menyuruh mencarikan buah yang terbaik dan mana mungkin sang raja akan mengecek isi dari kantong lalu dia mengisi kantong tersebut dengan barang yang bukan diperintahkan sang raja seperti rumput, kayu,dll. Setelah selesai akhirnya mereka bertiga menghadap sang raja.
Kemudian sang raja bertanya : Apakah sudah penuh semua kantong-kantong nya?
Mereka bertiga menjawab : Sudah Raja.
Tanpa mengecek sang raja kemudian langsung memerintahkan pengawal untuk membawa mereka menuju penjara dan mereka terkejut.
Sang raja berkata : Kalian akan saya penjarakan dalam waktu yang saya tentukan, maka sesungguhnya dia akan hidup jika apa yang saya perintahkan tadi kalian laksanakan dengan benar.
Mereka bertiga terkejut namun Orang Pertama dengan yakin akan selamat karena dia telah benar-benar mencari buah yang terbaik sebagai bekal dalam penjara.Orang Kedua kecewa karena dia hanya mempunyai beberapa saja buah yang baik karena banyak buah yang buruk, sedangkan Orang ketiga menjadi sengsara karena ia tidak mempunyai bekal yang dapat dimanfaatkan untuk menyelamatkan dan bertahan dalam penjara.
Dari kisah tersebut dapat kita ambil sebuah analogi bahwa sesungguhnya dalam kehidupan, kita telah diberi kantong-kantong dari Allah SWT Sang Maha Pencipta untuk diisi bekal untuk di hari akhir nanti. Dan tahukah apakah kantong - kantong tadi? itu adalah kesempatan hidup yaitu umur di dunia. Kita hanya diberi modal satu buah saja kantong dalam kehidupan dunia ini untuk dapat kita isi bekal untuk menuju hari akhir nanti. Tinggal bagaimana kita mampu untuk berjuang mengisinya dengan hal-hal yang terbaik sesuai dengan perintah Allah SWT atau tidak..
Jika kita hanya asal - asalan mengisinya tanpa sesuai perintah dan kita mencampurkan mana yang baik serta buruk maka kita pun akan kecewa di akhir nanti. Sesungguhnya apabila apa yang kita tanam maka kita pun akan memetiknya sesuai apa yang kita tanam tadi. Sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Az Zalzalah ayat 7-8 :
"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula."
Oleh sebab itu marilah kita kembali ke jalan Allah SWT untuk dapat mengisi kantong kehidupan kita di dunia supaya dapat kita gunakan sebagai bekal hidup kita di akhirat kelak.
dirangkum dari kajian pagi Nikmatnya Sedekah dengan pembicara Syeik Anas dari Riyadh Arab Saudi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar